Minggu, 29 Maret 2009

TEKNIK MENILAI ANJING TRAH DI DALAM PAMERAN

Prinsip Dasar:

1. Kita menilai sesuatu berdasarkan suatu kriteria tertentu yang telah disepakati bersama. Karena itu kita pun menilai anjing trah berdasarkan standar FCI.

2. Seekor anjing trah kita nilai pada saat dibawa masuk kedalam ring, bukan saat lain.

3. Minta informasi dari show manajer atau asisten juri urutan penilaian trah tertentu.

4. Pada setiap kelas baru minta informasi mengenai batas – batas umur peserta.

Pelaksanaan:

1. Setelah semua peserta dalam kelas tertentu hadir di dalam ring, para pawang dipersilahkan untuk membawa anjingnya berlari mengelilingi ring 1 s/d 3 keliling. Untuk aning besar atau dewasa boleh berlari agak cepat, sedangkan untuk anjing kecil atau anakan lebih lambat atau berjalan biasa saja. Tujuannya untuk mengetahui kondisi umum para peserta, juga hal – hal yang menonjol dari masing – masing peserta.

2. Kemudian peserta diperiksa secara individual:

Jika pameran all breed / multi trah, tidak perlu dibuat kritik yang rinci, cukup memberikan kwalifikasinya saja seperti banyak harapan, sangat baik, istimewa dan sebagainya untuk dicantumkan dalam piagam peserta.

Jika pameran specialty / trah tertentu saja, maka penilaian dilakukan dengan rinci (istilahnya menulis kritik) yang akan dicatat oleh asisten juri.

3. Menilai anjing dari bagian kepalanya karena pada umumnya karakteristik setiap trah ditentukan oleh karakteristik kepalanya:

Anjing didekati dari muka, sodorkan tangan kita agar dicium oleh anjing, agar anjing tahu bahwa kita bersahabat, lalu pegang kepalanya. Tangan dan jari kita bisa dipergunakan sebagai alat ukur. Jangan mendekati anjing dari belakang, apa lagi secara mendadak.

4. Periksa posisi kuping, jarak kedua kuping, oksiput menonjol atau tidak.

Periksa mata, bentuk serta warnanya, posisinya dalam atau menonjol.

Periksa bentuk dan panjang dahi serta moncongnya, perbandingan panjangnya.

Periksa stop, harus tajam / jelas atau sedang atau tanpa stop yang jelas.

Periksa bibir, kencang atau kendur; juga warnanya

Periksa gigi, gigi gunting, undershot atau overshot. Lengkap atau ompong, bersih atau kotor.

Periksa warna lidah pada trah Chow – Chow.

5. Periksa leher, perpanjangan yang wajar (smooth) dari kepala ke bagian wideris dan sebaliknya; proporsionalitas, panjang atau pendek, kuat / kencang atau kendur.

6. Periksa wideris, smooth atau agak patah; dada menonjol, lebar dan dalam mencapai siku. Rongga dada mengembang atau pipih.

7. Periksa kaki depan paralel dan tegak lurus lantai. Jari-jemari kencang / tidak (cat feet).

8. Periksa anggulation kaki depan (90 derajat) / agak lurus (> 90 derajat). Jika baik maka dada menonjol.

9. Periksa punggung, kuat, lurus, datar / agak condong kebelakang.

10. Periksa bentuk / kondisi dan textur bulu. Sesuai dengan standar trah / tidak.

11. Periksa krupe, datar / turun. Posisi ekor, benar / salah. Bentuk dan panjang ekor, benar / salah.

12. Periksa kaki belakang, lebar / sempit, hok paralel / tidak, tegak lurus lantai atau tidak. Jari-jemari kencang (cat feet).

13. Periksa biji pada anjing jantan, lengkap, tunggal atau tidak ada.

14. Minta pawang melarikan anjing dalam pola segitiga: ketika menjauh dari juri dalam garis lurus untuk melihat gerakan kaki belakang, vertikal, lebar dan kuat atau keluar, sempit, gempor. Ketika melintas dari kanan ke kiri, juri bisa melihat jangkauan kaki depan, jauh / dekat dan dorongan kaki belakang, kuat / lemah, juga gerakan punggung, hebat / normal. Kemudian lari kembali menuju juri dalam garis lurus untuk melihat gerakan kaki depan, vertikal, lebar dan kuat atau siku keluar / sempit.

15. Minta pawang memposekan anjing untuk dilihat profilnya secara keseluruhan: typikal / elegan, maskulin, feminin dan sebagainya.

16. Bagi anjing pekerja berukuran sedang dan besar boleh dinilai ausdauernya dengan minta pawang melarikan anjingnya mengelilingi ring extra beberapa kali.

17. Jika semua peserta dalam kelas selesai dinilai, maka para peserta di urut sesuai dengan kwalifikasinya. Pawang boleh diminta melarikan anjing 1 s/d 2 keliling untuk memastikan keputusan kita sudah pas. Jika belum pas, urutan bisa dirubah. Lalu tetapkan pemenang 1, 2 dan 3.

18. Jika terdapat beberapa ekor anjing yang mutunya hampir sama sehingga agak sulit menentukan pemenangnya, maka anjing – anjing tersebut dipisahkan dari lainnya, kemudian diperiksa ulang karakteristik trahnya yang paling menonjol atau gerakannya atau justru kelemahannya dan / atau minta pawang melarikan anjingnya extra beberapa keliling untuk mengetahui kekuatan / kelemahannya ketika anjing menjadi lelah.

19. Jangan lupa cuci tangan sehabis memegang gigi suatu anjing sebelum memeriksa anjing lainnya.

20. Berikan kwalifikasi: harapan, banyak harapn, baik, sangat baik, istimewa.

21. Menandatangani kritik (jika ada) atau lanjutkan dengan peserta berikutnya.

22. Tandatangani surat penilaian kelas tersebut.

23. Demikian seterusnya sampai best puppy, best of breed, best of group dan best in show.

Pemeriksaan anjing – anjing ukuran kecil biasanya dilaksankn di atas meja yang beralaskan karpet agar tidak licin.

Setelah itu anjing tetap harus dilarikan atau dijalankan dalam pola segitiga untuk dinilai gerakan kakinya dan kekuatan punggungnya sebagai kopling kaki belakang dan kaki depan.

Prosedur lainnya sama dengan anjing ukuran sedang atau besar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar